Jakarta, 28 Oktober 2008 – Bertepatan dengan peringatan 60 tahun Sumpah Pemuda, Universitas Indonesia dalam hal ini Magister Manajemen Fakultas Ekonomi (MM FE-UI) bekerjasama dengan PT Bank Lippo Tbk (“LB”) mempersembahkan sebuah sarana pendidikan yang akan melengkapi perkuliahan strata 2 di MM FE-UI. Fasilitas ini berupa Laboratorium Simulasi Bourse Game. Peresmian Lab Bourse Game dilakukan pada hari ini di kampus MM FE-UI Salemba, dengan didahului Talkshow “Bertindak Strategis dalam Menyikapi Tuntutan Transformasi”. Tiga pembicara pakar yang ditampilkan dalam perbincangan ini adalah Rhenald Kasali, PhD, pakar Manajemen dan pimpinan MM FE-UI; Edgar Ekaputra, MM, Direktur PT Danareksa dan Ir. Gottfried Tampubolon, MSc, Direktur PT Bank Lippo Tbk.
Program kerjasama Lab Bourse Game ini merupakan suatu komitmen MM FE-UI dan LB guna memberi pembekalan terbaik kepada para mahasiswa agar dapat mengantisipasi tuntutan dunia usaha dalam hal ini terkait dengan bidang Treasury. Suatu bidang kerja yang sangat menantang , terlebih saat mana perekonomian umumnya dihadapi pada krisis finansial global. “Lab Bourse Game ini diharapkan menjadi pionir bagi dunia Perguruan Tinggi di Indonesia. yang mampu mempertemukan aspek-aspek teoritis dengan praktek di lapangan,” jelas Rhenald Kasali. Disebutkan, program simulasi ini akan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan yang menunjang mata kuliah terkait.
Adapun yang dimaksud dengan kegiatan Boursegame adalah laboratorium virtual untuk melakukan simulasi di bidang perdagangan mata uang asing (Foreign Exchange Trading Simulation), yang modul maupun pengajarnya disiapkan secara matang dan terstruktur oleh kedua belah pihak. Pada kesempatan ini, Gottfried Tampubolon menjelaskan, “Dengan mengikuti program simulasi Bourse Game, para peserta dapat memperoleh pengetahuan dasar praktis langsung dari praktisi perbankan tentang fungsi treasury; dealing technique dalam MM & FX market condition; profit & loss calculation. Disamping itu juga mengenal regulasi dari Bank sentral terkait dengan treasury serta risk inherent dalam basic treasury produk serta bagaimana mengantisipasi risk.” Dikemukakan pula, pelatihan sejenis saat ini masih terbatas dan untuk memperoleh sertifikasi terkait relatif mahal. Sehingga ke depan, program ini diharapkan dapat dikembangkan dan turut menunjang kebijakan Pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia guna memungkinkan perolehan sertifikasi yang memadai.
Bagi LB, kerjasama ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility yang berjangka panjang dan difokuskan bagi pengembangan dunia pendidikan nasional. Sebelumnya LB bekerjasama dengan FISIP Universitas Indonesia, telah pula mengembangkan Lab Minibanking lebih dari 13 tahun diperuntukan bagi mahasiswa peserta program pendidikan D3 Perbankan. Fasilitas ini telah turut membantu perolehan akreditasi A untuk program tersebut. Selain itu, telah 3 tahun LB mengembangkan LB Scholarship bekerjasama dengan Universitas-Universitas nasional terkemuka. Program beasiswa ini diberikan kepada lulusan SMU yang menunjukkan performance study yang baik namun memiliki keterbatasan secara finansial untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar